You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PDAM Jakarta Uji Kualitas Air Sungai dan Waduk
photo Doc - Beritajakarta.id

PDAM Jaya Uji Kualitas Air Sungai dan Waduk

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jaya menguji kualitas air di sejumlah sungai dan waduk yang ada di DKI Jakarta. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kondisi air di sungai dan waduk yang ada di Ibukota dari segi kualitas.

Pengujian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran atau update kualitas air baku yang tersedia di sumber-sumber air permukaan terhadap sejumlah sungai dan waduk yang ada di Jakarta

"Pengujian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran atau update kualitas air baku yang tersedia di sumber-sumber air permukaan terhadap sejumlah sungai dan waduk yang ada di Jakarta," ujar Priyatno Bambang Hernowo, Direktur Utama PDAM Jaya, Kamis (25/10).

Dijelaskan Priyatno, salah satunya pengujian dilakukan pada September 2018 lalu di 13 lokasi. Di antaranya, Bendungan Curug, Kali Ciliwung (Pejaten), Setu Babakan, Kali Krukut (Cilandak), Kali Pesanggrahan (DCR 5), Kali Pesanggrahan (DCR 4), Cengkareng Drain, Kanal Banjir Barat - Intake Pejompongan, dan Kanal Banjir Barat - Hutan Kota.

PDAM Jaya Lakukan Studi Kelayakan Air di Setu Babakan

Dalam pengujian itu PDAM menggunakan 22 parameter yang terdiri dari 5 parameter Fisika yakni warna, kekeruhan, suhu, daya hantar listrik (DHL), dan zat padat terlarut/Total Dissolve Solid (TDS). Kemudian menggunakan 15 parameter Kimia seperti derajat keasaman (pH), kesadahan total, Klorida (Cl), Mangan (Mn), Besi (Fe), Nitrit (sbg-N), Seng (Zn), dan Ammonia bebas (NH4).

"Diketahui bahwa air di 13 lokasi sampling ini dominan dicemari oleh Bakteri Total Koliform dan Koliform Tinja, COD dan Zat Organik. Ini menunjukkan adanya pencemaran dari limbah domestik," ujar Prayitno, Kamis (25/10).

Dikatakan Priyatno, bila dibandingkan dengan data kualitas bulan Agustus 2018 maka pada September 2018, kualitas air di 13 lokasi sampling itu cenderung lebih baik.

"Dari 22 parameter yang diperiksa pada September lalu terdapat delapan parameter yang tidak memenuhi syarat, sedangkan pada Agustus 2018 terdapat 11 parameter yang tidak memenuhi syarat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5131 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1828 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1769 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1632 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1543 personAnita Karyati